A. Memprogram Web

1. Persiapan Software
Untuk membuat homepage dinamis atau interaktif sangatlah sederhana. Software yang di butuhkan seperti.
1. System Operasi,
2. Internet Information Services (IIS),
3. Microsoft Access
4. Microsoft FrontPage
5. Microsoft Internet Explorer
6. Komponen Open DataBase Connectivity

2. Persiapan Direktori Kerja
Seperti langkah awal pada saat kita akan membuat homepage sederhana, kita harus mendefisinikan tempat kerja dalam computer yang akan digunakan sebagai web server. Langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu:
1. Aktifkan Windows Explorer dalam computer.
2. Buat sati direktori dalam drive C dengan nama SMUKU-INT
3. Buat subdirektori image, css, dan database dalam direktori SMUKU-INT.

3 Persiapan Skenario User Interface
Skenario from harus dibuat untuk memberikan gambaran apa yang akan dikerjakan. Terdapat dua form yang akan dibuat dengan fungsi sebagai form untuk memasukkan dan menampilkan data siswa dari database.
1. Input data siswa.
2. Output data siswa.

4. Persiapan Komponen IIS.
Setelah dua file yang kita akan modifikasi dalam pemograman selesai dibuat, kita harus memersiapkan web server. Untuk menjadikan aebuah computer web server, dalam computer tersebut harus terinstal IIS. Web server yang akan digunakan adalah computer local tempat kita bekerja degan tambahan fasilitas IIS.
Terdapat 2 cara manampilkan informasi homepage melalui IIS yaitu:
1. Menggunakan port
2. Menggunakan direktori vitual.

5. Pemilihan Bahasa Pemograman.
Microsoft Active Server Pages (ASP) merupakan bahasa pemograman yang secara otomatis disediakan oleh Microsoft jika kita menggunakan IIS.
a. Deklarasi Variabel
b. Blok kode ASP
c. Statement Input
d. Statement output
e. Statement Logika
f. Statement looping
g. Operasi pengakses data
h. Cara kerja ASP

B. Memprogram Database Web Interaktif
1. Pembuatan Database
Melakukan pembuatan database data siswa menggunakan Microsoft Access yang merupakan bagian dari Microsoft Office. Langkah-langkah dalam pembuatan database tersebut yaitu:
1. Aktifkan Microsoft Access
2. Buat satu table dengan nama datasiswa dengan strutur table data siswa.

2. Pembuatan Data Source Name (DSN)
DSN ini akan mempermudah pengaksesan data dari program ke database. Langkah-langkah Sbb:
1. Tekan tombol start, control panel, Performance and maintenance, administrative tools. Data sources (ODBC)
2. Saat ditampilkan data source administrator. Pilih tab system DSN.
3. Klik tombol Add lalu pilh Microsoft Access Driver (*.mdb) kenudian tekan tombol Finish.
4. Isi kotak data source . lalu tekan tombol select untuk memasukkan database selanjutnya tekan tombol OK.

3. Pemograman
Pemograman dilakukan setelah kita menyelesaikan pembuatan DSN. Untuk pemograman ini akan ditampilkan halaman HTML dan halaman modifikasi menjadi ASP. Dari kedu halaman tersebut maka dapat membadingkan perubahan yang diperlukan untuk membuat halan homepage yang interaktif.

4. Pengujian
Langkah terakhir adalah pengetesan hasil pemograman. Testing ini akan memberitahukan kepada kita apabila terdapat kesalahan dalam coding yan dilakukan. Kesalahan tersebut akan langsung ditampilkan dalam browser yang diakses. Akan tetapi, jika tidak terdapat kesalahan maka dapat mengetahui bahwa data tersebut sudah tersimpan dalam database bukan dalam halaman.

MEMBUAT HOMEPAGE INTERAKTIF

Ketika membeli judul buku karangan Gregorius Agung ini, yang ada di bayangan saya, adalah sebuah buku yang berisi tips dan trik untuk membuat web page yang interaktif menggunakan CGI/PERL. Harapan saya adalah saya akan mendapati banyak penjelasan mengenai CGI.

Setelah membacanya, terus terang saya kecewa. Saya tidak menemukan tips dan trik baru. Banyak penjelasan dalam buku ini yang sepetinya setengah-setengah. Pembaca hanya diberi link-link untuk mendownload program yang dibutuhkan. Tapi tidak ada penjelasan yang cukup tentang cara penggunaannya. Penjelasan mengenai CGI dan PERL juga sangat kurang untuk memenuhi judul yang dibawa buku ini. Yang saya dapatkan adalah bagaimana membuat sebuah form dan mengetesnya menggunakan server cgi yang disediakan ncsa menggunakan HTML. Selain itu penggunaan istalah java dan javascript yang menurut saya membingungkan. Sebagaimana diketahui bahwa javascript bukanlah java begitu pula sebaliknya.

Walaupun begitu, bab yang membahas mengenai Internet dan HTML saya nilai cukuplah untuk pemula yang belum mengetahui HTML. Sisanya, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, sangat tidak sesuai dengan apa yang dicantumkan di cover belakang (level ketrampilan sampai dengan tingkat mahir dicentang).

Mengenal URL, Website, dan Homepage

Dalam menjelajahi internet, Anda mungkin sering mendengar istilah URL, website, homepage, dan sejumlah istilah lain. Bagi orang awam, istilah-istilah ini bisa membingungkan, karena sulit menentukan apa bedanya. Misalnya, ada orang yang menganggap bahwa tidak ada perbedaan antara website dan homepage. Keduanya hanyalah masalah penamaan atau istilah saja.

Padahal, kedua istilah ini memiliki pengertian yang berbeda. Untuk mempermudah pembahasan, mari kita bahas dahulu struktur dari sebuah website. Bagi Anda yang masih awam, mungkin agak sulit mencerna penjelasan yang terlalu teknis. Karena itu, kita bisa mengibaratkan website sebagai “rumah kita di dunia maya, alias internet”.

Sebuah rumah tentu memiliki berbagai komponen, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur, gudang, dan sebagainya. Website pun demikian. Ketika kita menyebut website http://www.cbn.net.id, maka yang kita maksud adalah sebuah situs Internet yang di dalamnya terdapat banyak fitur, mulai dari “Home”, “About CBN”, hingga “Contact Us”, serta kanal-kanal seperti “CyberNews”, “CyberMap”, hingga “CyberWoman”. Hampir setiap fitur dan kanal memiliki sejumlah subfitur atau subkanal lagi. Kanal CyberTech misalnya, memiliki subkanal TechNews, Review, Site Review, Tips & Tricks, dan Feature. Jika digambarkan dalam sebuah bagan, maka Anda akan melihat banwa struktur website akan terlihat sebagai struktur sebuah organisasi atau perusahaan yang memiliki induk, sub induk, dan sejumlah cabang/departemen/divisi.

Secara definitif, website merupakan sebuah site atau lokasi di Internet yang dikelola dan/atau dimiliki oleh orang, lembaga, dan atau perusahaan tertentu, yang terdiri dari sebuah halaman awal dan dokumen-dokumen atau file-file lain yang terkait dengan site tersebut.

Dalam definisi di atas terdapat kata “halaman awal”. Nah, halaman awal inilah yang disebut sebagai homepage. Jadi, homepage sama sekali berbeda dengan website. Ibarat buku, website merupakan sebuah buku secara keseluruhan, sedangkan homepage merupakan cover atau sampul depan dari buku tersebut.

Homepage merupakan halaman pertama yang kita lihat ketika mengakses sebuah website. Halaman pertama yang kita lihat ketika mengakses http://www.yahoo.com misalnya, merupakan homepage dari Yahoo.

Dalam mengenal struktur sebuah website, kita pun harus mengetahui istilah lain yang tak kalah penting, yaitu web page, atau halaman web. Jika tadi kita mengibaratkan website sebagai sebuah buku, maka sebuah web page merupakan salah satu halaman dari website tersebut. Karena homepage merupakan sebuah halaman (yakni halaman depan) yang terdapat dalam website, maka homepage pun dapat disebut sebagai sebuah web page. Namun, tidak semua web page merupakan homepage.

Tentang URL
Pada judul tulisan ini terdapat istilah URL. Anda mungkin sering mendengar istilah ini. Misalnya, ketika teman Anda berkata, “Coba tunjukkan URL dari artikel yang kamu ceritakan tadi.” Hmm, apa sebenarnya URL itu?

Sebenarnya, data yang kita akses dari sebuah website merupakan file-file yang terdiri dari berbagai format. Ada file HTML, JPEG, GIF, ASP, PHP3, dan sebagainya. File-file ini berada pada lokasi-lokasi tertentu, dan lokasi inilah yang disebut sebagai URL.

Menurut Gregorius Agung dalam bukunya Membuat Homepage Interaktif dengan CGI/Perl (Elexmedia Komputindo, Jakarta, 1999), URL (Uniform Resource Locator) merupakan sarana untuk menentukan alamat yang akan kita pakai untuk mengakses Internet khususnya website. Kalau mau ber-analogi, bolehlah URL ini kita ibaratkan sebagai alamat lengkap dari rumah kita, yang biasa kita tulis ketika mengirim surat via pos. Jika Anda mengirim surat kepada seseorang yang alamatnya salah, maka surat tersebut biasanya kembali lagi pada Anda. Dan di Internet, jika Anda mengetikkan alamat URL yang salah di isian “Address” pada browser Anda, maka akan muncul pesan error “page not found”.

Masih menurut Gregorius Agung di buku yang sama, URL yang lengkap memiliki “rumus” sebagai berikut:

protokol://nama-host/path/namafile?query#fragment

“Rumus” di atas mungkin terlalu rumit. Karena tulisan ini diperuntukkan bagi Anda yang masih pemula di Internet, maka “rumus” URL bisa disedernakan lagi sebagai berikut:

protokol://nama-host/path/namafile

Unsur ?query#fragment sengaja penulis buang, karena unsur tersebut tidak selalu ada dalam sebuah URL. Bahkan jika suatu file terletak di direktori dasar, maka unsur path pun tidak akan muncul, sehingga rumus di atas bisa disedernakan lagi menjadi:

protokol://nama-host/namafile

Ada beberapa istilah dalam “rumus” URL tersebut, dan untuk menjelaskannya dibutuhkan uraian yang cukup panjang. Karena itu, di sini penulis hanya akan membahasnya secara singkat.
Protokol dalam dunia Internet terdiri dari berbagai jenis, seperti http (untuk alamat website), ftp (untuk transfer data antar komputer), mailto (untuk e-mail), telnet (untuk mengadakan komunikasi tertulis secara interaktif dengan web server, gopher (untuk mencari informasi pada web server tertentu), dan news (untuk newsgroup).

Host merupakan suatu teks yang akan membawa kita pada web server tertentu melalui fasilitas bernama DNS (Domain Name System). Jika Anda telah familiar dengan http://www.yahoo.com atau http://www.cbn.net.id, maka keduanya merupakan contoh host.

Path merupakan lokasi folder atau direktori tertentu di web server di mana file tersebut berada.

Berikut adalah sebuah contoh dari URL: http://www.cbn.net.id/aboutcbn.html. Protokol di URL ini adalah http, host-nya adalah http://www.cbn.net.id, dan nama filenya adalah aboutcbn.html. Tidak ada unsur path dalam URL ini, karena kebetulan file aboutcbn.html berada di direktori atau path dasar dari web server CBN. Contoh URL yang mengandung unsur path adalah http://ekilat.com/polls/index.php (coba tebak yang mana unsur path-nya).

Mungkin Anda bertanya, kenapa ketika mengetik sebuah URL pada isian “Address” di browser, kita sering tidak perlu mengetikkan alamat URL secara penuh, misalnya cukup http://www.cbn.net.id saja? Begini penjelasannya:
Http merupakan protokol default pada semua browser seperti Internet Explorer Netscape Navigator, Opera, dan sebagainya.
Halaman utama atau homepage dari sebuah website biasanya memiliki nama file index.html, home.html, default.html, default.asp, index.php, index.asp, dan beberapa nama lain.

Karena kedua alasan di atas, maka tanpa ditulis pun, browser kita bisa langsung mengenali unsur-unsur tersebut. Alamat URL lengkap dari http://www.cbn.net.id adalah http://www.cbn.net.id/default.asp, di mana default.asp merupakan nama file dari homepage CBN.

Sebagian besar nama host bisa diakses tanpa mengetikkan www (misalnya http://www.yahoo.com cukup ditulis yahoo.com saja). Tapi ada juga nama host yang penulisannya harus lengkap dengan www. Misalnya adalah http://www.cbn.net.id.

Dari penjelasan ini, kini Anda tahu bahwa homepage pun merupakan sebuah file yang memiliki alamat URL tertentu. Website pun dapat diartikan sebagai kumpulan file yang terdapat pada sebuah web server tertentu .

Sumber : http://brilyprayudha.blogspot.com/2009/03/bab-6-membuat-homepage-interaktif.html

Kamis, 26 Maret 2009